Bagi para pencinta alam, menyaksikan sunrise di Bukit Penanjakan adalah pengalaman yang tak boleh dilewatkan saat berkunjung ke Bromo. Bukit ini sudah lama dikenal sebagai spot terbaik untuk menikmati keindahan matahari terbit dengan latar pegunungan megah dan lautan kabut yang menawan. Tidak heran jika Penanjakan selalu dipadati wisatawan dari berbagai daerah bahkan mancanegara.
Bukit Penanjakan terletak di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru dengan ketinggian sekitar 2.770 mdpl. Dari puncaknya, wisatawan bisa melihat panorama Gunung Bromo, Gunung Batok, dan Gunung Semeru yang menjulang gagah. Saat matahari perlahan terbit, pemandangan menjadi luar biasa indah, seolah lukisan alam yang sulit ditandingi.
Keunikan sunrise dari Penanjakan adalah perpaduan warna langit yang berubah dari gelap, oranye, hingga keemasan. Ditambah dengan kabut tipis yang menyelimuti lautan pasir di bawahnya, suasana terasa magis dan dramatis. Bagi pecinta fotografi, momen ini adalah surga karena setiap detik menghadirkan gradasi cahaya yang memukau.
Untuk mencapai Bukit Penanjakan, wisatawan biasanya menggunakan jeep sewaan dari Desa Cemoro Lawang atau titik start lainnya di sekitar Bromo. Perjalanan menuju puncak biasanya dimulai dini hari sekitar pukul 02.00-03.00, agar tidak ketinggalan momen sunrise yang biasanya muncul sekitar pukul 05.00. Jalurnya menantang dengan tikungan tajam, tetapi terbayar lunas begitu sampai di atas.
Selain panorama sunrise, Bukit Penanjakan juga menawarkan pemandangan indah sepanjang hari. Dari pagi hingga siang, wisatawan bisa menikmati udara sejuk pegunungan dan view pegunungan yang megah. Sore hari, pemandangan sunset juga tak kalah memikat meskipun sunrise tetap menjadi primadona.
Sunrise eksotis dari Bukit Penanjakan Bromo adalah pengalaman magis yang selalu dikenang setiap wisatawan. Keindahan alam, suasana spiritual pegunungan, serta momen menyaksikan mentari pertama menyinari Bromo menjadikannya destinasi wajib. Tak heran jika Penanjakan disebut sebagai ikon sunrise terbaik di Indonesia.
